Untuk Dirimu Ayah Tercinta (Renungan yang Membuat Setiap Orang Meneteskan Air Mata)

shares |

Advertisement
Bapak, saya ketahui kalau kami disuruh berbakti pada ibunda terlebih dulu, setelah itu berbakti pada dirimu.

bapak, saya ketahui tiap tetesan darahku pula mengalir darah dagingmu, walaupun engkau tidak sempat mengandungku.

bapak, saya ketahui betapa susahnya ibunda mengandungku sepanjang 9 bulan sampai melahirkanku. tetapi, saya ketahui engkaulah yang senantiasa melindungi bunda, menyuapi ibunda makan, membopongnya hingga melahirkanku. terlebih lagi engkau hendak menangis kala memandang ibunda melahirkanku.

bapak, engkaulah pemimpin keluarga kita. engkaulah tempat kami berlindung dan juga tempat ibunda berlindung.

bapak, semenjak saya masih kecil engkau senantiasa berupaya membuatku tenang, aman dan juga senang. saya ketahui engkau rela melaksanakan apa aja demi penuhi permintaanku.

bapak, saya senantiasa menantimu kala engkau kembali kerja dan juga engkau tentu senantiasa dan juga ingin menghabiskan waktu bersamaku walaupun dirimu amat keletihan karna bekerja.

bapak, saya ketahui, betapa sulitnya dirimu jadi seseorang bapak yang mempunyai banyak tanggung jawab di dunia dan juga hendak dimohon pertanggungan oleh maha kuasa di hari akhirat nanti.

bapak, engkau wujud yang begitu luar biasa, walaupun bakti terbesarmu pada bunda kandungmu, engkau senantiasa mencintai ibunda kami dan juga pula mencintai kami, engkau amat paham tentang kasih sayang.

bapak, kala anak perempuanmu besar nanti, engkau terlebih lagi tidak rela melepas kami dipunyai pria lain buat jadi istrinya. engkau tidak sudi bila kami disakiti teman , karna engkau tidak sempat membikin kami bersedih.

bapak, tidak kurang ingat saya mengirimkan doa senantiasa untukmu dan juga meminta kepada yang maha kuasa mudah - mudahan bapak, saya dan juga ibunda bersatu berulang di hari nanti.

bapak, maafkan saya dan juga pula ibunda bila sepanjang ini sempat membikin hatimu bersedih sampai - sampai air matamu tidak sempat kami amati karna engkau wujud yang tegar. dan juga tidak hendak menangis di depan kami seluruh.

untukmu bapak, terimakasih telah jadi wujud orang tua yang hebat berbarengan ibunda dalam mendidik kami anak - anakmu sampai berusia dan juga sukses mencapai impian kami saat ini.





(sumber: renunganislam. com)

Related Posts

0 comments:

Post a Comment