Kisah Nyata: Banyak Orang Tak Jujur Diazab di Tanah Suci

shares |

Advertisement
Salah satu jamaah haji asal bandung tidak kunjung menciptakan hotelnya di tanah suci mekkah. dia berputar - putar kesana kemari karna kebimbangan menciptakan posisi pemodokannya di makkah.

si jamaah haji yang kesehariannya di bandung diketahui bagaikan seseorang orang dagang ini suka tidak jujur dan juga curang terhadap pembeli.

sering - kali benda yang sepatutnya dibilang tidak bagus, tetapi malah dikatakan bagus kepada pembeli.

perilakunya sepanjang di bandung ini bak menemukan teguran langsung dari allah dikala menunaikan ibadah haji. di makkah, ia bakal mencari hotel dimana dia menginap. ia bertanya pada orang - orang, tetapi hasilnya ia malah berputar - putar berjam - jam.

sementara itu dia hafal nama hotelnya dan juga lebih dari puluhan kali keluar masuk pintu hotel di mekkah tersebut.

dikala kaki orang dagang dari bandung ini lemas, ia memutuskan buat duduk di salah satu bangunan. mengambil nafas sejenak buat istirahat.

nyatanya, hotel yang sedari tadi dicari berposisi pas di punggungnya. ia cuma mengitari bangunan itu berjam - jam.

banyak cerita nyata serupa itu dari tanah suci. apa yang kita tanam, seperti itu yang hendak kita panen.

kepala majelis ulama indonesia, kh. maruf amin menarangkan, peristiwa semacam ini bisa jadi aja terjalin kepada sebagian jamaah haji. buat itu butuh pemahaman penuh dari para jamaah supaya bertawakal dan juga banyak meminta ampun kepada allah swt.

“kalau sudah tawakal, sudah mohon ampun lazimnya tidak harus (peristiwa aneh). bahwa orang itu terasa tidak memiliki dosa, salah, terasa bersih bisa jadi itu terjalin di situ (peristiwa aneh) , ” terangnya, jumat (25/8).

lebih lanjut, kh maruf amin mengatakan, ka’bah menggambarkan tempat suci yang tidak dapat semena - mena berlaku disitu. dengan sikap baik dan juga hasrat yang lurus tidak tidak sering jamaah haji hendak memperoleh berkah dari allah swt.

“memang di situ itu tempat suci tidak boleh terdapat buat tidak lurus itu ya. bahwa lurus, taubat malah dapat mampu berkah. makanya butuh persiapan mental yang cukup, ” tutupnya.




(sumber: kabarmakkah. com)


Related Posts

0 comments:

Post a Comment